Sabtu, 03 Juni 2017

Ramadhan Kali Ini

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk semua umat muslim yang ada di seluruh penjuru dunia. Sucikan hati, sambutlah Ramadhan ini dengan suka cita. Nikmati setiap prosesnnya, jalankan skenarionya, InsyaAllah ganjaran terbaik dariNya.

Ramadhan ini sungguh berbeda dari beberapa tahun terakhir. Dari tahun 2012 hingga 2016 Ramadhanku banyak kuhabiskan dengan segerombolan pasukan tentara, baik di kampus maupun di dunia kerja ini. Di 2017, gagahnya seorang tentara terkalahkan oleh seorang bidadari cantik yang hadir di hidupku sejak awal tahun 2017. Alhamdulillah.

Sahurku tak dibangunkan lagi oleh seruan alarm sahur. Suara nan merdulah yang membangunkanku untuk bangkit dari tidurku. Dengan sejuta hidangan lezat di meja makan aku pun duduk dengan rapi menyantapnya ditambah pemandangan indah dari seorang wanita luar biasa.

Kau sungguh luar biasa sayang, walau kini makanan yang kau masukkan ke perutmu bukan hanya untuk dirimu seorang, asupan gizi yang seharusnya untukmu tapi kini bukan hanya milikmu, tapi kau masih tetap menunaikan kewajibanmu sebagai istri. Aku bingung, fisikmu tak kuat seperti atlet pada umumnya, tapi kau seperti atlet profesional yang punya fisik luar biasa.

Maafkan aku yang selalu memaksamu untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan dapur. Sungguh aku khawatir pada dia dan dirimu. Terima kasih telah mau menjadi temanku untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Aku berharap Ramadhan tahun depan dan seterusnya kau tak berubah sedikitpun dan semoga ramadhan berikutnya dia yang kita harapkan bisa hadir untuk menemani kita. Aamiin.

#Ramadhan1438H
#SungaiTawangEstate

Sabtu, 08 April 2017

3 Bulan Denganmu

Tak terasa hampir 3 bulan ditemani oleh orang yang sangat asing dulunya bagiku.
Sungguh pernikahan bukan hanya sekedar ikrar untuk bersama ataupun tinggal dalam satu rumah. Pernikahan tak sekedar 2 orang berbeda jenis yang kemana-mana selalu bareng, curhat-curhatan, canda-candaan dll.
Pernikahan memang tak semudah seperti yang kita lihat dan tak sesulit seperti yang kita pikirkan.
Masalah pasti ada, berbeda paham juga pasti ada. Tapi perbedaan ini sungguh tak mengurangi rasa sayang yang telah ada. Si dia pasti pernah berbuat salah, apalagi aku yang tak pernah luput dari kesalahan, tapi sayang kami sungguh tak pernah berkurang karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan masing-masing.

Saling mengerti, saling memahami, saling mengalah, saling menasehati, saling mengingatkan, saling dan saling dalam segala hal.

Istriku, maafkan aku yang masih jauh dari kriteria suami idaman kamu. Terima kasih selama ini kamu tak pernah menuntut banyak hal dariku walau aku sangat merasa bersalah ketika aku belum bisa menjadi yang terbaik untukmu.

Aku sangat bahagia ketika kamu mengatakan kalau kamu yakin bahwa akulah yang akan membawamu dan membimbingmu bersama denganku ke surga walau aku tak tahu bagaimana aku bisa melakukan hal itu.

Terima kasih istriku atas kepercayaanmu padaku, insyaAllah perbaikan diriku tak pernah berhenti untuk menjaga keyakinanmu kepadaku.

Terima kasih Allah atas bidadari surga yang kau hadiahkan untukku, terima kasih Allah atas semua yang telah Engkau berikan hingga detik ini.

Rabu, 15 Februari 2017

Buku Nikahku

Perjuangan mendapatkan buku beginian itu luar biasa.. 😂😂

Alhamdulillah sudah sebulan ada yang nemenin di rumah, ada yang masakin, ada yang merhatiin juga.. *eh

Pertanyaan dan pernyataan temen-temen
1. Sejak pertama kali ketemu udah ada perasaan ya?
2. Gimana ceritanya kok bisa milih icha? Itu milih atau direkomendasiin murabbi?
3. Awalnya gimana, ceritain dong dari awal sampai akhir.
4. Sudah aku duga kalian berdua itu jodoh.
5. Udah mendem perasaan sejak di kampus ya?
6. Ta'aruf ya?
7. Eh, ngabisin berapa ni buat nikahan? Butuh rekomendasi nih.
8. Doain aku ya cepet nyusulnya, yayayayaya.
9. Aku kira kamu sama si ...............
10. Mau langsung program gak? Hahaha

Oke akan aku jawab. Hehehe
Pertama,
Kalau dari awal sih gak punya perasaan yang berlebih gitu, kalau kagum? Ada sih hehehe. Upsss. Tapi waktu itu ya dijaga-jaga aja, maklum belum halal. Hehehe.

Kedua,
Kok bisa milih icha? Sebenarnya sempet ngelupain icha hehehe maaf ya icha, ya karena waktu itu memang gak mau punya perasaaan berlebih gitu ke akhwat, bahaya, maklum terauma hehehe dan memang harusnya kita saling menjaga perasaan terutama dengan lawan jenis. Milih icha nya sih waktu hati mulai teguh untuk masuk ke jenjang pernikahan. Direkomendasiin? Ngak kok, alhamdulillah mengajukan nama icha ke murabbi untuk dibantu proses ta'arufnya. Ya gatau sih kenapa bisa milih icha, ya mungkin dia jawaban dari istikharah selama ini. Aseeek. Hehehe

Ketiga,
Cerita awal perkenalan dengan icha.. eemm. Pertama kali dengar namanya sih waktu syuro (rapat) di masjid Al Ghifari, waktu itu dia kepilih jadi Kordinator Ekonomi  di Forum Rohis Diploma IPB, tapi waktu itu masih ngak tau orangnya yang mana, maklum syuronya dipisahkan oleh hijab. Hehehe

Kalau ketemunya itu pertama kali di depan Kampus Cilibende sih, waktu itu karena ngantarin donat, maklum pengusaha donat *sombong hehhe. Kesan pertama ketemu sih, **************************.
Rahasia ya kesan pertama ketemunya. Tapi setelah pertemuan pertama, pertemuan kami jadi intens gitu, karena si akhwat mitra donat saya dan @stcahyono
Setiap pagi kami bawa donat pesanan si akhwat itu kurang lebih 5-7 kotak, dan itu diantar ke pesantren tempat si akhwat tinggal. Nah di pesantren itu disebar lagi ke anak-anak sekolahan untuk dibawa ke sekolahnya. Mantap kan mitra bisnis donatnya hehehe.

Kami juga berinteraksi dalam satu organisasi yang sama, dalam LDK Al Ghifari, Forum Rohis Diploma IPB, beda departemen sih, tapi sempat dalam satu kepanitian, kami Co dan Wa Co nya. Waktu itu acara PLANET (Power of Love and Economic Training). Mudah-mudahan banyak yang masih pada ingat hehehe.

Keempat,
Praduga atas dasar apa tebakan-tebakan kalian ahahha, kami sungguh tak pernah berinteraksi dulunya, papasan aja gak negur hehehe. Ini harus diklarifikasi pernyataannya. Hahaha

Kelima,
Mendem sih enggak, sekedar kagum aja.  Dianya akhwat luar biasa sih *gombal, beruntung banget akunya, kok mau sih icha sama aku.

Keenam,
Alhamdulillah, insyaAllah melalui ta'aruf tanpa pacaran hehehe. Datang ke sukabumi modal keyakinan dan kepercayaan diri, menawarkan diri ke orang tuanya. Hehehe. Pede amet ya. Alhamdulillah sempat ketemu dengan almarhum ayah untuk nyampaikan niat baik ini walau tak berjodoh di hari pernikahan kami. Kemudian kita menjalani khitbah, dan akhirnya akad deh.

Ketujuh,
Nikah itu insyaAllah gak mahal kok, gengsinya aja yang kadang muat mahal. Nikah itu yang penting kan sahnya, bukan mewahnya. Jadi jangan tunda nikah hanya karena belum inilah, belum itulah. Kalau nominal yang aku keluarin, emmm, mungkin bisa di chat pribadi aja ya hehehe.

Kedelapan,
InsyaAllah doa terbaikku untuk para sahabat-sahabat terbaikku, kalau butuh wejangan dan saran-saran bisa menghubungi kami berdua, tarif murah kok *eh hahaha
Tenang-tenang, gratis untuk semuanya.

Kesembilan,
Kamu kira aku sama sapa.. emmm hahaha
Jodoh gak ada yang tau mah, aku aja masih ngak nyangka ternyata jodohnya jauh banget ada di sukabumi hahaha.

Kesepuluh,
Program apa dulu nih, program perbaikan diri, program ibadah rutin, program bisnis, program........, program......, atau program..... hehehe. Mohon doanya aja ya. InsyaAllah Allah tau kapan waktu yang tepat untuk kami diberi amanah olehnya..
Aamiin..

Oh ya..
Mau promosi video ni, buat yang berminat ngelihat cuplikan singkat nikahan kami.
https://youtu.be/Yk40RoN1sgU

Jazakallah.
Julius Tan

Selasa, 31 Januari 2017

Orang Asing Bagiku

Ya kau benar-benar orang asing bagiku.
Kenapa asing?
Sungguh ketika aku terbangun dari tidur aku melihat seseorang yang tak pernah kutemui kala aku bangun. Bahkan sesekali malah aku dibanguni oleh orang yang sebelumnya belum pernah membanguniku. Bahkan mengajakku untuk segera menghadap rabbku dalam sujud.

Ketika aku pulang dari shubuhku biasanya aku mencoba untuk mengejar setoran tilawahku, tapi kali ini berbeda. Ada orang asing yang mengajakku untuk mengoreksi masing-masing bacaan kami.
Aku tak pernah membaca buku ataupun berbagi ilmu dengan orang lain ba'da shubuhku, tapi kali ini ada orang asing yang menemaniku untuk berbagi ilmu satu sama lain.

Sarapanku tak tentu, ketika makan kalau ingin masak ataupun makan kalau dimasakkin oleh bibi di dapur, tapi saat ini aku selalu melihat ada hidangan di meja makan yang disiapkan oleh orang asing bagiku.

"Wa'alaikumsalam"
Ya jawaban itu selalu kudengan dari orang asing yg menjawab salamku ketika aku berangkat kerja ataupun pulang kerja.

Ada orang asing yang mencium tanganku kala aku masuk ke rumah. Bagaimana kerjaanmu? Lancar? Capek ya? Mau dibuat teh? Percakapan yang tak pernah kudengar sebelumnya di tanah perantauan ini.

Hei kau orang asing bagiku.
Sampai hari ini aku masih tidak menyangka akan kehadiran dirimu dalam hidupku. Terima kasih telah mau menerima tawaran untuk hidup bersama denganku. Sungguh kita bukan 2 insan yang memiliki karakter sama. Tapi aku bahagia karena perbedaan karakter ini membuat kita belajar banyak hal dalam hidup.

Senin, 09 Januari 2017

08-01-2017

Jazakallah khairan katsir untuk semua atas doa, kontribusi, hadiah, dan yang lainnya.
Sulit ngetik captionnya mah sebenarnya.
Hehehe.

*08-01-2017*
Milih tanggalnya sih bukan karena fengshui atau apapun itu, lebih nyocokin karena ada gedung yang kosong sih pada tanggal segitu. Hehehe

*Anisa Fitriani*
Kenapa dia ya, emm melalui istikharah yang panjang banget buat nentuinnya sih. Hehehe. Kenalnya di FR dulu mah, salah satu teman dalam usaha Acip Donat, pernah juga jadi Co dan WaCo acara seminar "Planet" waktu itu, "The Power of Love and Economic Training"  gak nyangka the power of lovenya ngantarin kami hingga jadi pasangan yang sah hehehe

*Medan - Sukabumi - Kapuas Hulu*
Kenapa ngak nyari orang Medan aja, kayak gak ada orang Medan aja.
Kenapa ngak nyari orang Sukabumi aja, kayak gak ada orang Sukabumi aja.
Jodoh mah qadarullah ya.. Kalau memang jodoh, yang jauh pasti didekatkan dan kalaupun tidak jodoh sedekat apapun kita pasti akan dijauhkan.

*Terimakasih*
Makasih untuk teman-teman yang banyak kontribusi buat semua ini. Terutama neng
@gitadama dan yang banyak ngebantu dari proses awal hingga akhir, temen-temen perwakilan @bintalissma4
@nfmedan yang rela untuk bawain seserahan ketika acara, temen seperjuangan FR Diploma IPB, ADK49, temen-temen LDK yang rela datang dari jauh. Temen BEM-J IPB yang luar biasa, dan semuanya yang tak bisa disebut satu persatu atas support tak terhingga dari kalian.
Dan tak pernah berhenti rasa syukur kami atas segala nikmatMu ya Allah, semoga kami tidak menjadi pribadi yang kufur nikmat.

Anisa & Julius

Minggu, 25 Desember 2016

Cinta Tak Pernah Meminta Untuk Menanti

"Cinta tak pernah meminta untuk menanti, ia mengambil kesempatan atau mempersilahkan, ia adalah keberanian atau pengorbanan"

Kalimat tersebut mewakili jawaban sejuta pertanyaan para muda mudi yang  berada pada masa pencarian dan bertanya-tanya akan jodohnya.

Buat apa membuat orang menanti, dan buat apa menanti akan ketidakpastian dalam suatu hubungan. "Jika kau serius datang aja ke rumah, jumpain abi ummi" *aseeek "Aku belum siap, amalan masih nyendat-nyendat, kerjaan belum ada, tiap bulan masih minta kiriman"

Yaudah ngapain deketin anak orang kalau gitu.. *tepokjidat

Luruskan niat akan suatu hubungan, bismillah Allah selalu tau kapasitas dan kemampuan kita, ingin menikah tapi belum ada kerjaan dan mapan, itu sih rata-rata alasan para ikhwan.  InsyaAllah rezeki itu sudah diatur oleh Allah jangan khawatir, bahkan semut-semut yang ada di dunia ini sudah dijamin rezekinya oleh Allah. Tinggal bagaimana kita berusaha untuk mencari rezeki tersebut.

Unik sih, ketika kita tanpa ada banyak komunikasi dan perkenalan intensif sebelumnya, tapi kita niatkan untuk menikah karena Allah hingga kita memiilih ataupun dipilihkan dengan seseorang. Ya tapi memang seharusnya begitu. InsyaAllah dengan visi yang sama dan niat yang sama karena Allah walaupun dengan karakter dan pribadi yang berbeda, Allah pasti akan hadirkan harmonisasi kehidupan nantinya dengan amalan yang tak terputus setiap hari dalam keluarga tersebut.
Aamiin..

Sabtu, 24 Desember 2016

Anisa & Julius

Bismillahirrohmanirrohim

"Ada dua kehidupan yang kemudian berjalan bersama-sama, ada dua impian yg kemudian diwujudkan bersama dan orang-orang yg menikah telah berhasil menemukan titik temu diantara mereka" (Kurniawan Gunadi)

Alhamdulilah bersama hadirnya undangan ini, kami Anisa dan Julius berniat mewujudkan niat baik kami untuk menikah yg insyaallah akan kami ikrarkan dalam walimatul ursy pada tanggal 8 Januari 2017.

Disini kami ingin mengabarkan rasa syukur kami dan memohon doa kebaikan utk keberkahan niat baik kami. Kami memahami jarak bisa menjadi kendala bagi kawan-kawan utk turut serta hadir dalam pernikahan kami, semoga undangan ini mampu mewakili kami dalam memberi kabar bahagia ini. Tapi tak mengurangi harapan kami agar teman-teman bisa hadir dalam niatan baik ini.

Terimakasih
Salam,
Anisa & Julius