Jumat, 08 September 2017

The Wonderful of Sungai Kapuas (Sintang)

Sisi lain dari kota Sintang..







Papa

Seorang yang paling tidak suka menampakkan kepeduliannya, perhatiannya, dan cintanya.

Seorang yang tidak mau menunjukkan air matanya di depan anaknya, ketika anaknya akan pergi ke perantauan

Seorang yang rela membelikan makanan favorit anaknya walau uang tak banyak lagi.

Seorang yang luar biasa bangga dengan prestasi anaknya.

Seorang yang menunggu di depan rumah ketika anaknya akan pulang.

Seorang yang selalu menyuruh si mama untuk menanyakan kabar anaknya.

Seorang yang selalu menunggu telepon dari anaknya.

Seorang yang berada di depan ketika anaknya mendapatkan suatu masalah.

Seorang yang rela menjual barang kesayangannya demi anaknya

Seorang yang rela meminjam uang dari orang-orang hanya untuk kepentingan anaknya.

Seorang yang rela pergi pagi hingga pulang pagi demi menyekolahkan anaknya.

Seorang yang bahkan diujung hayatnya berwasiat tidak mau merepotkan anak-anaknya.

Selamat jalan pa. Allah sungguh lebih sayang kepadamu, dia tidak mau engkau lebih lama menahan sakit yang ada dalam dirimu. Terima kasih untuk 23 tahun yang luar biasa yang kau berikan untukku. Kau bukan orang yang sempurna, tapi terima kasih pa karena aku belajar banyak hal dari ketidaksempurnaanmu. Namun dibalik ketidaksempurnaanmu, hal-hal baik yang kau ajarkan padaku tak akan aku lupakan pa.

24-08-2017




Kamis, 29 Juni 2017

"Jodoh itu yang satu kota aja!!"

"Jodoh itu yang satu kota aja!!"

Kalimat yang paling sering kita dengar pas zaman-zamannya milih jodoh. Saran para kebanyakan orang tua kepada anak-anaknya. Berharap ketika pulang dari perantauan tidak ada rasa kecemburuan dari pihak manapun.

"Betul gak sih?"

Betul kalau menurutku sih. Betul akan kecemasan orang tua, betul akan kerinduan orang tua yang ingin berjumpa anaknya yang telah sekian lama merantau, betul akan keinginan orang tua yang ingin melihat cucu kecilnya yang menggemaskan.

Tapi salah, kalau mikir jodoh itu harus sekota. Jodoh itu kita tidak tahu siapa dan ada dimana. Banyak kok contohnya mereka yang dari ujung pulau A berjodoh dengan mereka yang tinggal di ujung pulau B, bahkan pulau Z. Jodoh itu tak kenal jarak.

"Aku sendiri?"

Emm iya sih aku dapatnya jodoh yang jauh dari kampung halaman hehehe.

"Jadi halangan gak sih?"

Gak dong. Jodoh itu kita tidak tau ada dimana. Innal 'amalu bin niat, semua kembali ke niat kita menikah itu untuk apa.

"Ke tempat orang tua kita atau ke tempat orang tua pasangan?"

Galauan para pasangan hehehe. Alhamdulillah kali ini bisa berkunjung ke rumah keduanya. Mudah-mudahan diberi kesempatan waktu dan rezeki lagi oleh Allah untuk bisa sesering mungkin silahturahmi ke rumah orang tua.

Yakin aja dengan skenario Allah. Bismillah. Berprasangka baik aja ke Allah. 😊

Senin, 05 Juni 2017

Rezeki Allah Yang Ngatur

Pagi ini agak berbeda dari pagi-pagi sebelumnya. Pertama kali sih tepatnya dinas ke Jakarta Pusat. Mudah-mudahan seterusnya disini aja gak usah balek ke kebun. *ngarep
Hehehe

Buat istri tercinta maaf ya ditinggal beberapa hari di kebun. Semoga sehat selalu ya dengan si dia yang selalu kita nanti-nanti.

Kemarin malam berusaha jadi anak kota, jalan mengelilingi keramaian kata dengan style kebun. Style yang tidak bisa dibuang dalam waktu singkat.

"Sendal, topi, celana pendek, tas samping kecil (merek e***r), betis belang (pakai AP Boots), lengan belang* maklum kelamaan di sawit".
Tapi saya sih stylenya gak begituan, sorry bro gak di lapangan lagi, tapi tetap di sawit.

Panjang lebar amet ya ceritanya, intinya dalam perjalanan itu, pertama kali mesen grab car, terus cerita-cerita sama si mas supir. Kepoin gimana kerjanya ngegrab.

"Jadi mas uda lama kerja di jakarta ini?"

"Baru aja mas, dari tahun 90"

Baru darimana mas, astaga... Belum lahir malahan awak hahaha.

"Lumayan juga ya penghasilan nge grab ini, tapi sering konflik juga ya dengan yang konvensional?"

"Rezeki mah sudah ada yang ngatur mas, tinggal kita berusaha, gusti Allah pasti ngasih, konflik-konflik itu tinggal masing-masing orang menyikapinya, hal-hal baru itu pasti banyak cek-coknya, disikapi positive aja mas".

Oke titik.

Intinya rezeki Allah yang ngatur, bahkan ribuan semut-semut yang ada di sekeliling kita sudah Allah atur rezekinya. Jangan takut, mari kita berikhtiar.
Berikhtiar nyari tempat kerja yang baru. *eh

Selamat berpuasa guys. 😊

Sabtu, 03 Juni 2017

Ramadhan Kali Ini

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk semua umat muslim yang ada di seluruh penjuru dunia. Sucikan hati, sambutlah Ramadhan ini dengan suka cita. Nikmati setiap prosesnnya, jalankan skenarionya, InsyaAllah ganjaran terbaik dariNya.

Ramadhan ini sungguh berbeda dari beberapa tahun terakhir. Dari tahun 2012 hingga 2016 Ramadhanku banyak kuhabiskan dengan segerombolan pasukan tentara, baik di kampus maupun di dunia kerja ini. Di 2017, gagahnya seorang tentara terkalahkan oleh seorang bidadari cantik yang hadir di hidupku sejak awal tahun 2017. Alhamdulillah.

Sahurku tak dibangunkan lagi oleh seruan alarm sahur. Suara nan merdulah yang membangunkanku untuk bangkit dari tidurku. Dengan sejuta hidangan lezat di meja makan aku pun duduk dengan rapi menyantapnya ditambah pemandangan indah dari seorang wanita luar biasa.

Kau sungguh luar biasa sayang, walau kini makanan yang kau masukkan ke perutmu bukan hanya untuk dirimu seorang, asupan gizi yang seharusnya untukmu tapi kini bukan hanya milikmu, tapi kau masih tetap menunaikan kewajibanmu sebagai istri. Aku bingung, fisikmu tak kuat seperti atlet pada umumnya, tapi kau seperti atlet profesional yang punya fisik luar biasa.

Maafkan aku yang selalu memaksamu untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan dapur. Sungguh aku khawatir pada dia dan dirimu. Terima kasih telah mau menjadi temanku untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Aku berharap Ramadhan tahun depan dan seterusnya kau tak berubah sedikitpun dan semoga ramadhan berikutnya dia yang kita harapkan bisa hadir untuk menemani kita. Aamiin.

#Ramadhan1438H
#SungaiTawangEstate

Sabtu, 08 April 2017

3 Bulan Denganmu

Tak terasa hampir 3 bulan ditemani oleh orang yang sangat asing dulunya bagiku.
Sungguh pernikahan bukan hanya sekedar ikrar untuk bersama ataupun tinggal dalam satu rumah. Pernikahan tak sekedar 2 orang berbeda jenis yang kemana-mana selalu bareng, curhat-curhatan, canda-candaan dll.
Pernikahan memang tak semudah seperti yang kita lihat dan tak sesulit seperti yang kita pikirkan.
Masalah pasti ada, berbeda paham juga pasti ada. Tapi perbedaan ini sungguh tak mengurangi rasa sayang yang telah ada. Si dia pasti pernah berbuat salah, apalagi aku yang tak pernah luput dari kesalahan, tapi sayang kami sungguh tak pernah berkurang karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan masing-masing.

Saling mengerti, saling memahami, saling mengalah, saling menasehati, saling mengingatkan, saling dan saling dalam segala hal.

Istriku, maafkan aku yang masih jauh dari kriteria suami idaman kamu. Terima kasih selama ini kamu tak pernah menuntut banyak hal dariku walau aku sangat merasa bersalah ketika aku belum bisa menjadi yang terbaik untukmu.

Aku sangat bahagia ketika kamu mengatakan kalau kamu yakin bahwa akulah yang akan membawamu dan membimbingmu bersama denganku ke surga walau aku tak tahu bagaimana aku bisa melakukan hal itu.

Terima kasih istriku atas kepercayaanmu padaku, insyaAllah perbaikan diriku tak pernah berhenti untuk menjaga keyakinanmu kepadaku.

Terima kasih Allah atas bidadari surga yang kau hadiahkan untukku, terima kasih Allah atas semua yang telah Engkau berikan hingga detik ini.

Rabu, 15 Februari 2017

Buku Nikahku

Perjuangan mendapatkan buku beginian itu luar biasa.. 😂😂

Alhamdulillah sudah sebulan ada yang nemenin di rumah, ada yang masakin, ada yang merhatiin juga.. *eh

Pertanyaan dan pernyataan temen-temen
1. Sejak pertama kali ketemu udah ada perasaan ya?
2. Gimana ceritanya kok bisa milih icha? Itu milih atau direkomendasiin murabbi?
3. Awalnya gimana, ceritain dong dari awal sampai akhir.
4. Sudah aku duga kalian berdua itu jodoh.
5. Udah mendem perasaan sejak di kampus ya?
6. Ta'aruf ya?
7. Eh, ngabisin berapa ni buat nikahan? Butuh rekomendasi nih.
8. Doain aku ya cepet nyusulnya, yayayayaya.
9. Aku kira kamu sama si ...............
10. Mau langsung program gak? Hahaha

Oke akan aku jawab. Hehehe
Pertama,
Kalau dari awal sih gak punya perasaan yang berlebih gitu, kalau kagum? Ada sih hehehe. Upsss. Tapi waktu itu ya dijaga-jaga aja, maklum belum halal. Hehehe.

Kedua,
Kok bisa milih icha? Sebenarnya sempet ngelupain icha hehehe maaf ya icha, ya karena waktu itu memang gak mau punya perasaaan berlebih gitu ke akhwat, bahaya, maklum terauma hehehe dan memang harusnya kita saling menjaga perasaan terutama dengan lawan jenis. Milih icha nya sih waktu hati mulai teguh untuk masuk ke jenjang pernikahan. Direkomendasiin? Ngak kok, alhamdulillah mengajukan nama icha ke murabbi untuk dibantu proses ta'arufnya. Ya gatau sih kenapa bisa milih icha, ya mungkin dia jawaban dari istikharah selama ini. Aseeek. Hehehe

Ketiga,
Cerita awal perkenalan dengan icha.. eemm. Pertama kali dengar namanya sih waktu syuro (rapat) di masjid Al Ghifari, waktu itu dia kepilih jadi Kordinator Ekonomi  di Forum Rohis Diploma IPB, tapi waktu itu masih ngak tau orangnya yang mana, maklum syuronya dipisahkan oleh hijab. Hehehe

Kalau ketemunya itu pertama kali di depan Kampus Cilibende sih, waktu itu karena ngantarin donat, maklum pengusaha donat *sombong hehhe. Kesan pertama ketemu sih, **************************.
Rahasia ya kesan pertama ketemunya. Tapi setelah pertemuan pertama, pertemuan kami jadi intens gitu, karena si akhwat mitra donat saya dan @stcahyono
Setiap pagi kami bawa donat pesanan si akhwat itu kurang lebih 5-7 kotak, dan itu diantar ke pesantren tempat si akhwat tinggal. Nah di pesantren itu disebar lagi ke anak-anak sekolahan untuk dibawa ke sekolahnya. Mantap kan mitra bisnis donatnya hehehe.

Kami juga berinteraksi dalam satu organisasi yang sama, dalam LDK Al Ghifari, Forum Rohis Diploma IPB, beda departemen sih, tapi sempat dalam satu kepanitian, kami Co dan Wa Co nya. Waktu itu acara PLANET (Power of Love and Economic Training). Mudah-mudahan banyak yang masih pada ingat hehehe.

Keempat,
Praduga atas dasar apa tebakan-tebakan kalian ahahha, kami sungguh tak pernah berinteraksi dulunya, papasan aja gak negur hehehe. Ini harus diklarifikasi pernyataannya. Hahaha

Kelima,
Mendem sih enggak, sekedar kagum aja.  Dianya akhwat luar biasa sih *gombal, beruntung banget akunya, kok mau sih icha sama aku.

Keenam,
Alhamdulillah, insyaAllah melalui ta'aruf tanpa pacaran hehehe. Datang ke sukabumi modal keyakinan dan kepercayaan diri, menawarkan diri ke orang tuanya. Hehehe. Pede amet ya. Alhamdulillah sempat ketemu dengan almarhum ayah untuk nyampaikan niat baik ini walau tak berjodoh di hari pernikahan kami. Kemudian kita menjalani khitbah, dan akhirnya akad deh.

Ketujuh,
Nikah itu insyaAllah gak mahal kok, gengsinya aja yang kadang muat mahal. Nikah itu yang penting kan sahnya, bukan mewahnya. Jadi jangan tunda nikah hanya karena belum inilah, belum itulah. Kalau nominal yang aku keluarin, emmm, mungkin bisa di chat pribadi aja ya hehehe.

Kedelapan,
InsyaAllah doa terbaikku untuk para sahabat-sahabat terbaikku, kalau butuh wejangan dan saran-saran bisa menghubungi kami berdua, tarif murah kok *eh hahaha
Tenang-tenang, gratis untuk semuanya.

Kesembilan,
Kamu kira aku sama sapa.. emmm hahaha
Jodoh gak ada yang tau mah, aku aja masih ngak nyangka ternyata jodohnya jauh banget ada di sukabumi hahaha.

Kesepuluh,
Program apa dulu nih, program perbaikan diri, program ibadah rutin, program bisnis, program........, program......, atau program..... hehehe. Mohon doanya aja ya. InsyaAllah Allah tau kapan waktu yang tepat untuk kami diberi amanah olehnya..
Aamiin..

Oh ya..
Mau promosi video ni, buat yang berminat ngelihat cuplikan singkat nikahan kami.
https://youtu.be/Yk40RoN1sgU

Jazakallah.
Julius Tan