dengan cinta hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup terasa mudah dengan iman hidup menjadi terarah I Perkebunan Kelapa Sawit '49 IPB I FR Diploma IPB I BEM-J IPB | Anisa Fitriani's
Sabtu, 16 September 2017
Kurang Bersyukur
Kita ingin punya pekerjaan, lalu Allah beri kita pekerjaan, tak lama kemudian kita ingin segera naik jabatan.
Kita ingin punya motor, lalu Allah beri kita motor, tak lama kemudian kita ingin punya mobil seperti yang lain.
Kita ingin punya rumah, lalu Allah beri rumah, tak lama kemudian kita ingin punya apartemen bahkan banyak kos-kosan untuk nambah penghasilan.
Ya itulah manusia, tak pernah merasa cukup, selalu merasa kurang, bahkan kurang rasa syukurnya. Itulah kenyataan dalam hidup, bahkan kita sendiri memang merasakannya. Merasa sudah kerja keras tapi kantong selalu terasa terkuras. Mungkin kurang sedekah, mungkin kurang bersyukur. Bukan mungkin, pasti iya.. 😂😂
Mudah-mudahan kita bisa lebih baik lagi kedepannya.
Aamiin.
Cc @anisafitrianica @ Malaysia - Indonesia Border (Tebedu-Entikong Immigration)
Minggu, 10 September 2017
Nikmat Allah
Astaghfirullah.
Jumat, 08 September 2017
Papa
Seorang yang tidak mau menunjukkan air matanya di depan anaknya, ketika anaknya akan pergi ke perantauan
Seorang yang rela membelikan makanan favorit anaknya walau uang tak banyak lagi.
Seorang yang luar biasa bangga dengan prestasi anaknya.
Seorang yang menunggu di depan rumah ketika anaknya akan pulang.
Seorang yang selalu menyuruh si mama untuk menanyakan kabar anaknya.
Seorang yang selalu menunggu telepon dari anaknya.
Seorang yang berada di depan ketika anaknya mendapatkan suatu masalah.
Seorang yang rela menjual barang kesayangannya demi anaknya
Seorang yang rela meminjam uang dari orang-orang hanya untuk kepentingan anaknya.
Seorang yang rela pergi pagi hingga pulang pagi demi menyekolahkan anaknya.
Seorang yang bahkan diujung hayatnya berwasiat tidak mau merepotkan anak-anaknya.
Selamat jalan pa. Allah sungguh lebih sayang kepadamu, dia tidak mau engkau lebih lama menahan sakit yang ada dalam dirimu. Terima kasih untuk 23 tahun yang luar biasa yang kau berikan untukku. Kau bukan orang yang sempurna, tapi terima kasih pa karena aku belajar banyak hal dari ketidaksempurnaanmu. Namun dibalik ketidaksempurnaanmu, hal-hal baik yang kau ajarkan padaku tak akan aku lupakan pa.
24-08-2017
Kamis, 29 Juni 2017
"Jodoh itu yang satu kota aja!!"
"Jodoh itu yang satu kota aja!!"
Kalimat yang paling sering kita dengar pas zaman-zamannya milih jodoh. Saran para kebanyakan orang tua kepada anak-anaknya. Berharap ketika pulang dari perantauan tidak ada rasa kecemburuan dari pihak manapun.
"Betul gak sih?"
Betul kalau menurutku sih. Betul akan kecemasan orang tua, betul akan kerinduan orang tua yang ingin berjumpa anaknya yang telah sekian lama merantau, betul akan keinginan orang tua yang ingin melihat cucu kecilnya yang menggemaskan.
Tapi salah, kalau mikir jodoh itu harus sekota. Jodoh itu kita tidak tahu siapa dan ada dimana. Banyak kok contohnya mereka yang dari ujung pulau A berjodoh dengan mereka yang tinggal di ujung pulau B, bahkan pulau Z. Jodoh itu tak kenal jarak.
"Aku sendiri?"
Emm iya sih aku dapatnya jodoh yang jauh dari kampung halaman hehehe.
"Jadi halangan gak sih?"
Gak dong. Jodoh itu kita tidak tau ada dimana. Innal 'amalu bin niat, semua kembali ke niat kita menikah itu untuk apa.
"Ke tempat orang tua kita atau ke tempat orang tua pasangan?"
Galauan para pasangan hehehe. Alhamdulillah kali ini bisa berkunjung ke rumah keduanya. Mudah-mudahan diberi kesempatan waktu dan rezeki lagi oleh Allah untuk bisa sesering mungkin silahturahmi ke rumah orang tua.
Yakin aja dengan skenario Allah. Bismillah. Berprasangka baik aja ke Allah. 😊
Senin, 05 Juni 2017
Rezeki Allah Yang Ngatur
Pagi ini agak berbeda dari pagi-pagi sebelumnya. Pertama kali sih tepatnya dinas ke Jakarta Pusat. Mudah-mudahan seterusnya disini aja gak usah balek ke kebun. *ngarep
Hehehe
Buat istri tercinta maaf ya ditinggal beberapa hari di kebun. Semoga sehat selalu ya dengan si dia yang selalu kita nanti-nanti.
Kemarin malam berusaha jadi anak kota, jalan mengelilingi keramaian kata dengan style kebun. Style yang tidak bisa dibuang dalam waktu singkat.
"Sendal, topi, celana pendek, tas samping kecil (merek e***r), betis belang (pakai AP Boots), lengan belang* maklum kelamaan di sawit".
Tapi saya sih stylenya gak begituan, sorry bro gak di lapangan lagi, tapi tetap di sawit.
Panjang lebar amet ya ceritanya, intinya dalam perjalanan itu, pertama kali mesen grab car, terus cerita-cerita sama si mas supir. Kepoin gimana kerjanya ngegrab.
"Jadi mas uda lama kerja di jakarta ini?"
"Baru aja mas, dari tahun 90"
Baru darimana mas, astaga... Belum lahir malahan awak hahaha.
"Lumayan juga ya penghasilan nge grab ini, tapi sering konflik juga ya dengan yang konvensional?"
"Rezeki mah sudah ada yang ngatur mas, tinggal kita berusaha, gusti Allah pasti ngasih, konflik-konflik itu tinggal masing-masing orang menyikapinya, hal-hal baru itu pasti banyak cek-coknya, disikapi positive aja mas".
Oke titik.
Intinya rezeki Allah yang ngatur, bahkan ribuan semut-semut yang ada di sekeliling kita sudah Allah atur rezekinya. Jangan takut, mari kita berikhtiar.
Berikhtiar nyari tempat kerja yang baru. *eh
Selamat berpuasa guys. 😊
Sabtu, 03 Juni 2017
Ramadhan Kali Ini
Selamat menunaikan ibadah puasa untuk semua umat muslim yang ada di seluruh penjuru dunia. Sucikan hati, sambutlah Ramadhan ini dengan suka cita. Nikmati setiap prosesnnya, jalankan skenarionya, InsyaAllah ganjaran terbaik dariNya.
Ramadhan ini sungguh berbeda dari beberapa tahun terakhir. Dari tahun 2012 hingga 2016 Ramadhanku banyak kuhabiskan dengan segerombolan pasukan tentara, baik di kampus maupun di dunia kerja ini. Di 2017, gagahnya seorang tentara terkalahkan oleh seorang bidadari cantik yang hadir di hidupku sejak awal tahun 2017. Alhamdulillah.
Sahurku tak dibangunkan lagi oleh seruan alarm sahur. Suara nan merdulah yang membangunkanku untuk bangkit dari tidurku. Dengan sejuta hidangan lezat di meja makan aku pun duduk dengan rapi menyantapnya ditambah pemandangan indah dari seorang wanita luar biasa.
Kau sungguh luar biasa sayang, walau kini makanan yang kau masukkan ke perutmu bukan hanya untuk dirimu seorang, asupan gizi yang seharusnya untukmu tapi kini bukan hanya milikmu, tapi kau masih tetap menunaikan kewajibanmu sebagai istri. Aku bingung, fisikmu tak kuat seperti atlet pada umumnya, tapi kau seperti atlet profesional yang punya fisik luar biasa.
Maafkan aku yang selalu memaksamu untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan dapur. Sungguh aku khawatir pada dia dan dirimu. Terima kasih telah mau menjadi temanku untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Aku berharap Ramadhan tahun depan dan seterusnya kau tak berubah sedikitpun dan semoga ramadhan berikutnya dia yang kita harapkan bisa hadir untuk menemani kita. Aamiin.
#Ramadhan1438H
#SungaiTawangEstate
-
Hampir 2 tahun berkarir dengan celana pendek, 15 November 2014 - 31 Agustus 2016, akhirnya per 1 September 2016 celanaku kembali panjang lag...
-
Dalam suatu keluarga, ada 3 bersaudara terlahir dalam keluarga tersebut. Yang paling besar namanya Diki, yang kedua bernama Dini, dan yang k...












