Minggu, 06 Oktober 2013

Ku Memilih

Ketika kelas 3 SMA aku sudah mulai bertanya kemanakah aku setelah SMA ini. UI, ITB, IPB, STAN? Itulah pilihanku dulu walaupun belum tau jurusan apa yang kupilih. Ikut bimbel, diskusi sampai larut malam, ikut T.O demi mendapatkan satu kursi di perguruan tinggi negeri nantinya agar bisa membahagiakan kedua orang tua dan membanggakan mereka karena aku tau mungkin ratusan juta telah keluar hanya untuk menyekolahkanku dan membesarkanku hingga SMA ini.

Alhamdulillah aku pun diterima di SMA Negeri kala itu hingga tidak terlalu memberatkan masalah administrasi di SMA ya walaupun tetap banyak biaya yang keluar selain uang sekolah.

Awalnya aku ingin bersekolah di STAN menjadi salah satu pegawai pajak nantinya. Ya karena jaminan perkuliah yang gratis selama disana dan jaminan pekerjaan setelah tamat dari sana membuatku berkeinginan bisa bersekolah disana. Keinginan itu hingga membuatku mengantungkan tulisan STAN di dinding kamarku waktu itu.

Selain di STAN aku juga berkeinginan besar untuk kuliah di IPB waktu itu. Termotivasi dari video Danang Ambar Prabowo, cerita mengagumkannya Elang Gumilang yang menjadi seorang pengusaha luar biasa dan cerita luar biasa LDK Al Hurriyah. Al Hurriyah benar-benar tujuanku di IPB, menjadi salah satu aktifis dakwah kampus disana. Aku benar-benar terkagum dengan Lembaga Dakwah Kampus yang diceritakan oleh Kak Wahyudi. Keinginan besar melanjutkan perjuanganku dan dakwah ini setelah masa-masa luar biasa di Bintalis SMAN4 Medan benar-benar memotivasi diriku untuk masuk IPB.

Seiring berjalannya waktu aku mengetahui akan kelemahanku di bidang IPA waktu itu. Hingga muncullah keinginan untuk berkuliah di ITB yaitu Fakultas Seni Rupa dan Desain atau Sekolah Bisnis Manajemen. Dikarenakan nilai IPS ku yang luar biasa dan mencapai target akan jurusan itu hingga memunculkan pilihan-pilihan itu di kepalaku. Tetapi lama kelamaan aku merasa kurang cocok di FSRD itu sendiri. Isu-isu mengenai SBM yang membutuhkan biaya puluhan juta pun membuat keinginanku untuk berkuliah disana terhapuskan. Padahal aku juga ingin menjadi pengusaha dan belajar berbisnis nantinya. Tapi aku juga harus realistis dengan keuangan keluarga yang tak memungkinkan diriku untuk berkuliah disana.

Mencoba mencari pilihan yang tepat dengan kemampuan akademikku di IPS aku pun tertarik dengan jurusan Administrasi Fiskal dan Administrasi Bisnis di UI. Itu juga karena kemiripan jurusan seperti yang kutemukan di STAN dan keinginanku menjadi seorang pengusaha seperti Elang Gumilang. Lama kelamaan berdasarkan hasil TO aku masih pesimis dengan kemampuanku sendiri hingga menempatkan pilihan itu di opsi terakhir itu pun di SIMAK UI.

Hari-hari menuju undangan SNMPTN pun semakin dekat sedangkan aku belum menentukan pilihan yang akan kupilih nantinya. Di IPB ada Agribisnis dan Teknologi Hasil Perairan, di ITB ada SBM dan FSRD, di UI ada Admin Fiskal dan Admin Bisnis sedangkan STAN isunya tidak aka ada di tahun itu sehingga membuatku tidak terlalu berharap lebih lagi. Dan di akhir pemilihan muncul 1 opsi baru yaitu UNIBRAW. Dan akhirnya aku memilih untuk universitas yang akan kupilih di undangan yaitu :

Agribisnis (Institut Pertanian Bogor)
Teknologi Hasil Perairan (Institut Pertanian Bogor)
Agribisnis (Universitas Brawijaya)
Teknologi Hasil Perikanan (Universitas Brawijaya)

Isu-isu pilihan jurusan di universitas 1 dan 2 yang harus berhubungan membuatku memilih jurusan yang sama seperti yang kupilih di IPB dan kutemukan itu di UNIBRAW. Dan UNIBRAW lah menjadi pilihan keduaku di undangan.

Banyak hal yang tak kulupakan ketika memilih jurusan di IPB waktu itu. Aku memilih agribisnis karena aku tetap berharap bisa menjadi pebisnis di bidang pertanian nantinya dan di THP karena peluang untuk menjadi pebisnis di bidang perikanan. Ya semuanya dikaitkan dengan peluang bisnis sih hehehe karena memang aku ingin menjadi seorang pengusaha selepas dari IPB nantinya bahkan bisa menerapkan ilmu di perkuliahan langsung di kehidupan nyata sekalian menjalankan kuliah. Jadinya ketika perkuliahan aku sudah bisa menghasilkan uang sendiri.

Untuk pilihan agribisnis itu sendiri sebenarnya peluang untukku semakin kecil karena teman satu sekolahanku yang memiliki nilai lebih tinggi juga memilih agribisnis. Tetapi bermodal sertifikat tingkat provinsi dan sertifikat lainnya membuatku tak peduli dengan hal itu. Aku menganggap isu kalau 1 sekolah memberikan 2 nama di jurusan dan PTN yang sama akan ditolak keduanya tidak membuatku mengalihkan jurusan yang telah kupilih.

Sambil menunggu pengumuman undangan aku tetap belajar untk ujian SNMPTN nantinya dan tidak terlalu berharap lebih di undangan itu. Setelah itu aku mendapatkan tawaran untuk ikut beasiswa yang diberikan Sinarmas di IPB oleh Adhe. Tawaran itu sendiri memberikan beasiswa full selama masa perkuliahan dan uang saku bahkan jaminan kerja nantinya setelah tamat dari IPB. Aku begitu tertarik apalagi tawaran itu di IPB yang kudamba-dambakan dari dulu. Tetapi ada resiko yang harus kuambil yaitu Sinarmas hanya memberikan beasiswa di D3, apabila aku keluar sebelum masa kontrak selesai aku akan kena denda, dan aku harus siap kerja dan ditempatkan di perkebunan kelapa sawit di seluruh Indonesia dengan ikatan dinas 5 tahun.

Berhari-hari aku memikirkan keputusan yang akan kuambil, aku pun mencari informasi-informasi sebanyak-banyaknya mengenai beasiswa tersebut dan resiko-resikonya. Resiko yang paling menghantuiku adalah siap atau tidaknya aku tinggal di kebun yang jauh dari perkotaan dengan kehidupan yang pastinya keras dan berbeda dengan kehidupanku seperti biasanya. Mampu bertahankah aku di Kalimantan nantinya? Jangan sampai aku tidak tahan hingga aku keluar dan mengeluarkan denda yang sangat besar karena kecerobohanku. Jangan sampai niat tidak ingin merepotkan orang tua malah menjadi sangat merepotkan orang tua karena denda yang harus aku keluarkan untuk itu. Diskusi dengan orang tua dan mereka sangat mendukungku akan itu ya mungkin karena mereka tau tidak perlu mengeluarkan biaya lagi nantinya. Dan aku memlih untuk mengikuti tes tersebut. Tes nya ada wawancara, tes tulis, psikotes dan tes kesehatan. Ya aku tetap menjalaninya dan tidak terlalu berharap lebih, jujur aku masih takut akan resiko-resiko nantinya.

Dan tibalah pengumuman undangan snmptn yang sangat kutunggu, tapi entah kenapa aku berharap aku tidak lulus di UNIBRAW, kalaupun lulus, luluskan aku di IPB, sampai aku berdoa kala itu mendingan aku tidak lulus sekalian daripada aku lulus di UNIBRAW. Astaghfirullah.. ntah apa yang merasuk pikiranku kala itu. Tiba-tiba aku tidak mau berkuliah di UNIBRAW, aku takut lulus disana aku takut ketika aku lulus disana malah aku tidak mengambilnya, berdosanya aku. Maafkan hamba ya Allah. Aku masih percaya diri untuk mendapatkan universitas yang lebih baik lagi di SNMPTN nantinya. Waktu itu aku benar-benar sombong akan hal itu, padahal aku merasa siap ketika aku lulus di UNIBRAW dulunya.

Tanggal 26 Mei 2013, ternyata aku lulus di pilihan ke-4 yaitu Teknologi Hasil Perikanan Universitas Brawijaya seperti yang kutakutkan. Ketika aku lulus aku bukan mengucapkan syukur tapi aku beristighfar akan kesedihanku waktu itu. Aku mengatakan kepada kedua orang tuaku kalau aku lulus di UNIBRAW dengan keadaan sedih bukannya bahagia. Aku merasa sangat bodoh kenapa aku memilih jurusan yang tidak kuminati hingga akkhirnya begini. Aku akan menjadi orang yang sangat jahat apabila aku tidak mengambil jurusan tersebut. Dan malam itu aku benar-benar hanya mengurung diri sendiri di kamar tanpa memperdulikan siapapun. Ketika orang bertanya mengenai kelulusanku aku tak memperdulikan mereka. Astaghfirullah aku benar-benar bingung waktu itu.

Keesokan harinya aku siap dengan kenyataan yang kuterima walaupun masih berat hati. Aku berusaha meyakinkan diriku akan kelulusanku karena aku tau masih banyak yang bersedih karena tidak lulus. Masih sedih ketika melihat mereka lulus di pilihan yang mereka inginkan. Astaghfirullah aku benar-benar orang yang tak bersyukur waktu itu.

Setelah beberapa hari aku sudah bisa meyakini diriku dan yakin itu keputusan Allah yang terbaik untukku. Nantinya pun aku masih  bisa mencoba SIMAK UI, UMB dan ujian-ujian lainnya. Yang terpenting aku tidak mau menjadi orang yang jahat gara-gara aku tidak mengambil undangan yang kudapatkan karena keegoisanku sendiri. Dan aku teringat akan jalur yang ditawarkan oleh Sinarmas dan aku sudah lewat tahap wawancara kala itu. Emm atas permintaan papa dan mama aku tetap mengikuti jalur tersebut walapun aku tak terlalu berharap, ya setidaknya menyenangkan mereka walaupun aku juga berharap tidak lulus kala itu.

Aku pun harus segera berangkat ke Malang untuk mendaftarkan diriku disana. Ya aku sudah siap dan aku tidak pernah menyalahkan keputusan Allah kala itu. Dan resikonya adalah aku tidak bisa ikut SNMPTN karena jadwal yang bentrok dengan daftar ulang. Mama dan papa masih berharap aku lulus di  Sinarmas kala itu dan apabila aku lulus maka mama dan papa memintaku untuk meninggalkan UNIBRAW.

Pengumuman Sinarmas 2 hari setelah daftar ulang. Dan aku masih menunggu di Surabaya dengan kelulusanku. Jika aku lulus aku harus segera pulang karena besoknya akan ada tes kesehatan. Iya walaupun aku keluar setidaknya aku telah membayar uang pendaftaran agar tidak kenak imbasnya ke adik kelas nantinya. Iya walapun tetap ada sedikit rasa bersalah jika aku keluar begitu saja.

Dan ternyata benar aku lulus di Sinarmas dan aku harus memilih lagi. Aku benar-benar bingung dengan kelulusanku. Sekarang aku bisa kuliah di IPB di tempat yang kubanggakan tetapi aku tidak mau meninggalkan UNIBRAW di hati kecilku ini. Tetapi ada satu hal yang membuatku memilih di IPB, yaitu kebahagiaan papa dan mama ketika aku lulus di IPB. Ya mungkin karena anaknya lulus dengan beasiswa sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untukku. Aku tidak bisa menolak keinginan mereka apalagi kebahagiaan mereka, aku tidak bisa menghancurkan raut kebanggaan di wajah mereka kepadaku. Dan malam harinya aku langsung menuju Medan untuk mengikuti tes kesehatan,

Alhamdulillah setelah menigikuti tes kesehatan dan lulus akupun telah resmi menjadi mahasiswa IPB. Alhamdulillah sekarang aku menjadi mahasiswa Perkebunan Kelapa Sawit IPB ’49 Smart Diploma Batch 6. Iya disinlah aku sekarang, insyaAllah merupakan pilihan yang terbaik yang Allah berikan untukku. Aku takkan mau menyesal dengan pilihanku lagi. InsyaAllah aku siap dan aku akan menikmari setiap kisahnya. Karena inilah pilihanku dan aku akan berjuang maksimal disini. Aamiin

Sedekah..

Hari ini akupun bergegas untuk kembali ke kota yang tak pernah lepas dengan hujan yaitu Bogor. Setelah beberapa hari di Medan dengan berat hati harus meninggalkan kota kelahiranku ini. Padahal masih ingin menghabiskan waktu bersama dngan keluarga dan sahabat-sahabat disana.

Sebenarnya bukan kesedihan itu yang ingin kuceritakan disini hehe. Ada suatu kejadian yang luar biasa yang mungkin akan jadi sebuah pelajaran penting dalam hidupku.

Ketika sudah sampai di Bandara Kuala Namu Medan, aku bergegas untuk melaksanakan sholat dzuhur. Setiba di musholla aku bertemu dengan seorang akhwat *ups. Bukan maksud apa-apa ni hehe. Iya aku sama sekali tidak mengenal akhwat tersebut.

Ketika akhwat itu sedang keluar tanpa sengaja aku melihat dia memberikan sejumlah uang kepada seorang wanita yang menjaga tas nya diluar, iya wanita itu adalah seorang cleaning service yang membersihkan musholla tersebut. Wanita itu tampak menolak pemberian dari akhwat tersebut mungkin karena dia bekerja bukan sebagai peminta-minta tapi seorang cleaning service. Dengan sedikit paksaan dari akhwat tersebut akhirnya wanita itu menerima sedekahnya.

Mungkin ceritanya biasa aja sih, tapi ada suatu hikmah yang kudapat disana.

"Memberi itu bukan menunggu orang meminta baru kita beri, memberi itu disaat kita peka terhadap lingkungan kita dan kita rela memberi bantuan tanpa harus ia meminta terlebih dahulu"

salut deh sama akhwat tadi.. mudah-mudahan dia dapat pasangan yang baik dan amalannya diterima oleh Allah, dan mudah-mudahan saya mendapatkan seorang akhwat seperti dia nantinya.. *loh hehe

Sama wanita itu juga salut deh, walaupun keuangan tidaklah seberapa tapi ia tidak mau menjadi seorang pengemis yang hanya mengharapkan bantuan dari orang lain, dia mau mati-matian walaupun mungkin tidak berbekal pendidikan yang tinggi, yang terpenting bagaimana kita memperoleh sebuah penghasilan yang halal..

Yuk menjadi pribadi yang lebih semangat dan peka terhadap lingkungan.. dan sedekahnya harus ditingkatkan ni.. semangat! Jazakallah..

Jumat, 04 Oktober 2013

Sebuah Perubahan


Berubah menjadi lebih baik itu bukan karena seseorang, karena jika perubahan itu hanya untuk seseorang, perubahan itu hanyalah sementara.. Mau brubah sejenak atau seterusnya dan tetap istiqomah? Itu semua kembali ke niat kita. Apa sebenarnya tujuan kita dengan berubahnya kita?


Berubah itu juga bukan karena desakan orang lain tapi kalau termotivasi dari orang lain itu boleh sih hehe tapi tetaplah jadi diri sendri yg lbih baik. Kalau bisa kita itu lebih baik dari orang yg memotivasi kita untuk jadi lebih baik

Bercermin lagi dan berfikir mau dibawa kemana perubahan kita ini. Berubahlah hanya karena-Nya karena ingin mendapatkn ridho dari-Nya bukan karena yg lain :) Jika karena-Nya insyaAllah perihal yg lain mengikuti hehe.

Bismillah yuk move on dari pribadi buruk kita.. perlahan saja tidak usah terburu-buru. Berubah dari hal-hal yang kecil dahulu. Sedikit demi sedikit, jangan menganggap perubahan itu bisa instant sama seperti halnya mie instant hehe. Perubahan juga btuh proses dan dari proses itu kita akan merasakan pahit manisnya khidupan.

Rasa penasaran juga penting dalam suatu proses perubahan. Semakin kita penasaran semakin ingin kita tau mengenai perubahan itu sendiri, ibaratnya kita di kepoin akan suatu amalan, gara-gara penasaran itu kita sampai beli buku untuk teritorial perubahan kita hehe tapi tenang insyaAllah pasti brmanfaat. Saya dulu juga begitu, tapi kalau saya karena gamau beli buku malah minjam-minjam buku hehehe *ups hehe. Tapi bagaimanapun caranya itu tidaklah masalah yang penting niat tulus dan istiqomah menjalankannya.

Rintangan dan cobaan itu biasa dalam proses prubahan, itu juga adalah bumbu-bumbu indah yang Allah berikan jika kita mampu melewatinya. Semoga tulisan ini bermanfaat, bismillah, yuk istiqomah untuk menjadi yang lebih baik dan tebarkan kebaikan ini kepda sahabat-sahabat kita InsyaAllah jika kita luruskan niat smua pasti akan dmudahkan olehNya.. aamiin..

Rabu, 02 Oktober 2013

Barakallah Bang Heri dan Kak Wulan


Alhamdulillah tanggal 2 September sudah lepas deh status anak lajangnya bang heri. Alhamdulillah bersama Kak Seruni Wulandari telah menjadi sepasang suami istri yang halal. Semoga menjadi keluarga yang samara, bisa membahagiakan kedua orang tua, dan memberikan banyak manfaat untuk orang disekitarnya, aamiin..

Ceritanya sih dulunya bang heri ketemu kak wulan ketika kak wulan menjadi seorang nasabah di suatu bank tempat bang heri kerja di Stabat. Ya begitulah jodoh, tidak kenal jauh dekatnya rumah, suku dan segala macam. InsyaAllah Allah akan memberikan pasangan terbaik yang sesuai dengan kita, yang penting teruslah memperbaiki diri karena lelaki yang baik adalah untuk wanita yang baik pula.

Jangan takut tidak kebagian jodoh hehehe. Bersabarlah… (nasehat untuk diri sendiri) hehehe..

Dan sekarang tinggal menunggu aku ni.. emm ntah kapan hehehe.. katanya bang agus dapat jodoh di kebun tebu, bang heri di kebun coklat, aku masak di kebun sawit hehehe. Ya siapa yang tau ntar sang bidadari dari mana. Dari Bogor mungkin, atau Medan, ataupun Kalimantan siapa yang tau, biar Allah yang menentukan siapakah wanita yang beruntung itu *loh
                                                                        
Pernikahan ini adalah sebuah amanah yang harus kita laksanakan dan kita amalkan sebaik-baiknya. Pernikahan ini adalah ladang ibadah yang sangat besar bagi mereka yang bisa memanfaatkannya dan juga bisa menjadi ladang dosa jika mereka yang tak sanggup menjalankannya. Semoga pernikahan ini diridhoin-Nya. Aaminn ya rab.. barakallah bang heri dan kak wulan.

Sabtu, 14 September 2013

Power of Love & Economic Training - Be The Best Moslem with Love & Money

Be The Best Moslem With Love and Money

Pengalaman dan ilmu luar biasa yang didapat di acara PLANET (Power of Love and Economic Training) dengan tema “Be The Best Moslem with Love & Money”. Minggu, 8 September 2013, di tanggal itu bertambahlah ilmu bnagi mereka yang benar-benar penasaran dan mencari hakikat cinta sebenarnya disertai dengan mental pengusaha sejati yang penuh dengan action, action dan action.

Merelakan waktu liburan untuk menuntut ilmu, bangun dan mencari ilmu disaat yang lain sedang tidur dsan bersantai, subhanallah, yang datang hari itu benar-benar orang-orang luar biasa.

Nothing is impossible :) impossible is nothing !! kalimat yang luar biasa untuk kita semua. Tidak ada yang tidak mungkin, semua itu hanya tinggal bagaimana kita berikhtiar ataupun berusaha. Jika sesuatu itu pun tidak kita dapatkan tapi ada hal lain yang Allah persiapkan untuk kita.

Percayalah tidak ada yang sia-sia. Apalagi proses membuat kita semakin berkembang. Bukankah rencana Allah itu luar biasa, karena Dia adalah sebaik-baik pembuat rencana. Seperti yang diterangkan di Surat Al Baqarah: 216, “… bisa jadi kamu mencintai sesuatu padahal itu teramat buruk untuk kamu dan bisa jadi kamu membenci sesuatu padahal itu teramat baik untukmu….”.

"Seorang pemenang tidak pernah menyerah , dan Bangkit itu Luar biasa!” -ahmad alam-

“Jika mau hasil yang baik proses yang kita jalani juga harus baik biar kelak menjadi yang terbaik”, jangan takut akan sebuah proses dan percayalah proseslah yang membuat kalian semakin berkembang.

Berbisnis itu keinginan dari setiap orang tapi terkadang mereka no action. Bagi yang mau jadi pengusaha ada ni tipsnya ni yaitu 1.enjoy 2. Dreams 3. Passion 4.skill 5.network 6. Strategy. Nikmati profesimu menjadi seorang pengusaha, impikan dan targetkan mimpi-mimpimu kedepannya, sesuaikan dengan minatm, asah skill dan kemampuanmu di suatu bidang, perluas jaringan dan komunikasi dan yang terakhir matangkan strategimu untuk menjadi seorang entrepreneur yang luar biasa.

Bolehkan Jatuh Cinta???  Saya sarankan untuk BANGUN CINTA.. 
Kenapa?? 
Nikah = Cinta atas dasar karena Allah..
Pacaran = Cinta atas dasar nafsu setan..
Jatun Cinta = Pacaran, rasanya itu sakit -,- "JATUH" Gedebuk..
Bangun Cinta = Nikah, rasanya itu bahagia dunia akhirat.. "BANGUN".. 
Cinta..

Banyak orang berpradikma bahwa Cinta sebatas perasaan sayang antara 2 orang anak Manusia yang berlawan Jenis untuk membentuk sebuah hubungan kasih sayang. Tapi pada dasarnya Cinta bukan hanya sebatas kasih sayang sepasang manusia,melainkan cinta itu rasa sayang seseorang kepada semua makhluk tuhan atas dasar kerena Allah.

Muslim yg luar biasa menjadikan cinta untuk dibangun menjadi kebahagian,kemuliaan dan kemanfaatan. " tak ada yang BERTAHAN dan BERTUHAN kecuali didasari dengan CINTA “, Wahyudi ABCo.

Ketika dua orang saling mencintai karena Allah, maka kelak akan dipertemukan di surga. Subhanallah :) setiap orang diberikan cinta agar hidupnya menjadi indah. Tetapi cinta itu bisa jadi petaka buruk bagi orang yang salah menempatkan cintanya itu.

Cinta itu akan terasa indah jika kita mampu menjaganya. “Jangan Jatuh CInta tapi Bangun Cinta”, liriknya maidany ni hehehe. Bagi yang belum bisa alangkah baiknya tetap memperbaiki diri, jadilah pribadi yang lebih baik lagi, persiapkan dirimu untuk menjadi pasangan seorang yang kau dambakan karena lelaki atau wanita yang baik hanya untuk wanita dan lelaki yang baik pula. Bagi kalian yang belum siap pula mulailah dari MENCINTAI DIRI SENDIRI.

Bagaimana kita bisa mencintai pasangan kita nantinya jika kita belum bisa mencintai diri kita sendiri. Fokuslah untuk berprestasi terlebih dahulu terutama untuk mahasiswa yang udah kepengen tapi belum mampu hehehe. Ayo dong munculkan karya-karyamu dulu fokuskan untuk berprestasi. InsyaAllah Allah akan berikan yang terbaik untuk kita.

Semangat untuk berkarya sahabat-sahabatku, tunjukan kepada orang lain, kepada orang tua kita, dan dunia kita adalah sebaik-baik umat.

Satu kalimat yang super sekali ni "Jadilah seorang enterpreneur muda penuh cinta , yang kiblatny amengacu pada tuntunan nabi muhammad saw & siti khodijah "Lakukan yg terbaik kapanpun, dimanapun, siapapun, dan dalan kondisi kpanpun " -ahmad alam
Syukron jazakallah

Rabu, 04 September 2013

International Hijab Solidarity Day


International Hijab Solidarity Day

Bertepatan dengan hari ini tanggal 4 September 2013 kembali diperingati Internasional Hija
b Solidarity Day atau sering disebut juga dengan Hari Jilbab Internasional .
Selama ini, masyarakat Muslim di negara-negara non-Muslim memperingati Hari Solidaritas Jilbab Internasional setiap pekan pertama bulan September. Hari peringatan itu dipelopori oleh Assembly for the Protection of Hijab sejak tahun 2004, sebagai bentuk protes atas larangan berjilbab yang diberlakukan negara Prancis.
Hari ini kita sebagai muslimah diingatkan pada peristiwa Marwa Al-Sharbini,  yang meninggal dunia karena ditusuk oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia pada awal Juli di ruang sidang gedung pengadilan kota Dresden, Jerman. Saat itu, Marwa akan memberikan kesaksian dalam kasus penghinaan yang dialaminya hanya karena ia mengenakan jilbab. Belum sempat memberikan kesaksiannya, pemuda Jerman itu menyerang Marwa dan menusuk ibu satu orang anak itu sebanyak 18 kali. Suami Marwa berusaha melindungi isterinya yang sedang hamil tiga bulan itu, tapi ia juga mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Kasus Marwa Al-Sharbini menjadi bukti bahwa Islamofobia masih sangat kuat di Barat dan sudah banyak Muslim yang menjadi korban. “Apa yang terjadi pada Marwa sangat berbahaya. Kami sudah sejak lama mengkhawatirkan bahwa suatu saat akan ada seorang muslimah yang dibunuh karena mengenakan jilbab,” kata Sami Dabbah, jubir Coalition Against Islamophobia.
Jika di negara non muslim saja mereka berani mempertahankan jilbabnya, apakah para muslimah yang ada di negara muslim tidak merasa tergerak hatinya untuk mengenakan jilbab?? Jilbab bukan budaya Arab, bukan simbol agama, tetapi perintah Allah SWT untuk memuliakan kaum perempuan
Memakai jilbab tidak harus menunggu akhlak kita menjadi baik, karena kita tidak akan pernah bisa menilai kualitas akhlak yang sudah kita capai. Justru dengan memakai jilbab akan membantu kita untuk memperbaiki akhlak. Memakai jilbab hanya membutuhkan 2 syarat, yaitu MUSLIMAH dan mempunyai KEPALA. Selamat Hari Solidaritas Jilbab Internasional…
Bercerita tentang hijab masih banyak yang belum mengetahui indahnya menjaga aurat dan betapa buruknya membuka aurat. Sebenarnya kecantikan seseorang itu hanyalah sia-sia jika ia hanya memamerkan kecantikannya. Karena kecantikannya itu hanya akan menimbulkan masalah, seperti meningkatkan nafsu lawan jenisnya hingga bisa terjadi pemerkosaan dan lain-lain bukan.
Diibaratkan sebuah Hp, jika kita baru membelinya pasti akan kita beri anti gores bukan? Jika kita akan menjualnya lagi pasti akan lebih mahal harganya dibandingkan dengan Hp yang tidak diberi anti gores karena pastinya akan banyak goresan-goresan di hp tersebut. Bagaimanakah dengan seorang wanita yang tidak menutup auratnya?
Begitu juga dengan sebuah permen yang tidak dibungkus, maka permen itu akan dihinggapi oleh lalat. Dan tidak ada seorang pun yang mau membeli permen itu walaupun dijual dengan harga murah. Bagaimanakah dengan seorang wanita yang tidak menutup auratnya.
Kemudian jika ingin membeli baju di toko, kita pasti tidak akan mau membeli baju yang telah digantung ataupun dipajang didepan toko, tapi ketika kita akan membelinya kita pasti akan memilih yang masih di bungkus dengan rapi bukan? Bagaimana dengan seorang wanita yang tidak menutup auratnya?
Hari ini adalah moment untuk bisa lebih memperbaiki diri kita. Semangat buat para akhwat tetaplah jaga kehormatanmu

Minggu, 01 September 2013

Selamat Ulang Tahun IPB

Selamat ulang tahun IPB

Bertepatan dengan tanggal 1 September 2013 ini IPB genap berusia 50 tahun.. Setelah 50 tahun sebelumnya ia memisahkan diri dengan UI.

Selama 50 tahun ini banyak inovasi-inovasi yang telah dihasilkan oleh IPB terutama di bidang pertanian. Kampus yang begitu identik dengan segita, kampus yang hampir semua desain bangunannya selalu ada bentuk segitiganya membuat kampus ini terlihat unik.

IPB salah satu kampus impianku ketika SMA dan aku berada di kampus ini menjadi mahasiswa angkatan 49 sekarang. Sejak berada disini pula keinginanku untuk menjadi petani muncul. Petani, sekilas terdengar seperti pekerjaan yang keras, banyak orang yang lebih memilih menjadi pegawai kantoran karena kerjanya di depan laptop dan di ruang ber-AC.

Tahukah kita betapa pentingnya sosok petani di Indonesia. Berkat petani pula kita berhasil menjadi negara swasembada pangan. Petanilah yang sangat berjasa tapi masih banyak orang yang menganggap pekerjaan itu adalah pekerjaan rendahan.

Berjemur di bawah teriknya matahari, mencangkul dll. IPB telah sangat membantu pertanian Indonesia. Untuk mendukung aspek pertanian itu sendiri IPB pun mendirikan fakultas teknologi pertanian, ekonomi manajemen dll. Karena pertanian juga butuh ilmu-ilmu seperti agribisnis,  teknologi, manajemen dll.

Selamat ulang tahun IPB, pertanian indonesia berada di tanganmu dan kita semua. Sahabatku jangan pernah malu menjadi petani. Banggalah menjadi petani Indonesia. Karena nasib semua umat masyarakat indonesia di tangan kita.

Dengan 50 tahun IPB, mudah-mudahan IPB terus memunculkan inovasi- inovasi baru dan juga pemimpin yang luar biasa agar bisa memimpin negara ini. Dan mudah-mudahan IPB bisa menjadi kampus yang maidany aamiin.